Oleh: Tenovators | Diperbarui: 05 November 2025
Di era serba cepat dan digital kayak sekarang, kualitas produk dan layanan tuh bukan cuma soal “bagus” atau “enggak” tapi soal konsistensi, pengalaman pelanggan, dan reputasi brand. Buat UMKM, ini bukan hal sepele. Yuk, simak tips-tips menarik tapi tetap gampang dilakuin buat jaga kualitas biar makin dilirik!
Produk harus memiliki standar yang jelas, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga kemasan. Jangan sampai pelanggan membeli dua kali tetapi mendapatkan kualitas berbeda. Misalnya, jika kamu menjual kopi susu, pastikan rasa tetap creamy dan manisnya pas, bukan tergantung mood baristanya.
Jangan menunggu komplain untuk menyadari ada kesalahan. Lakukan evaluasi rutin melalui checklist, uji coba, atau review internal. Libatkan juga pelanggan loyal sebagai tester produk baru agar mendapatkan masukan langsung.
Masukan pelanggan sangat berharga. Jangan defensif terhadap kritik, karena itu bisa menjadi bahan untuk memperbaiki kualitas. Buat sistem yang mudah diakses, seperti Google Form atau DM di media sosial, agar pelanggan mudah memberi feedback. Pelanggan yang merasa didengar biasanya akan lebih loyal dan bahkan membantu mempromosikan produk secara organik.
Tim layanan yang ramah, cepat, dan solutif akan membuat pelanggan betah. Latih tim agar memahami produk, mampu menangani keluhan dengan tenang, dan tetap sopan meskipun dalam kondisi sibuk.
Gunakan teknologi digital untuk membantu menjaga kualitas, seperti aplikasi stok barang, sistem kasir online, atau platform e-commerce agar operasional lebih efisien. UMKM yang adaptif terhadap teknologi cenderung lebih tangguh dan mudah berkembang.
Menjaga kualitas produk dan layanan bukan pekerjaan sekali jadi, tetapi memerlukan komitmen dan evaluasi terus-menerus. Dengan upaya yang konsisten, pelanggan akan semakin percaya, brand semakin kuat, dan bisnis semakin berkelanjutan.